Newsletter
Contact Us
Events
QUANTUM LIFE TRANSFORMATION for TEENS
Date : 21 - 26 Juni 2011
Place : Hotel Tretes Raya, Surabaya
Time : 09.00 WIB - Selesai
Biaya : Rp. 13,800,000
Para orangtua yang saya hormati,
Anak adalah aset kita yang sangat berharga. Sebagai orangtua kita semua pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak sebagai bekal untuk hidupnya kelak. Kita semua pasti ingin anak bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan akhirnya mampu menjadi manusia dewasa yang sukses.
Sebagai langkah awal untuk menyiapkan anak menghadapi masa depan yang keras, penuh persaingan di era global, orangtua membekali anak dengan pendidikan formal terbaik yang bisa mereka berikan. Anak dikirim ke sekolah yang mahal dan terkenal. Apakah persiapan ini ini bisa menjamin bahwa anak akan menjadi manusia dewasa yang sukses?
Penelitian Genetic Study of Genius yang dilakukan oleh Prof. Lewis Terman (1877-1956) dari Standford University terhadap para jenius, anak dengan IQ antara 140 - 200, menemukan bahwa pendidikan formal dan IQ yang tinggi bukan faktor dominan yang menentukan keberhasilan hidup seseorang. Dari hasil penelitian Lewis Terman disimpulkan bahwa keberhasilan hidup seseorang bergantung pada kualitas konsep diri anak yang dibentuk oleh lingkungannya.
Hal ini sejalan dengan riset yang dilakukan oleh Shavelson, Hubner, dan Stanton (1974) di Spanyol yang menemukan bahwa konsep diri positif menentukan pencapaian akademik secara umum. Dengan kata lain semakin baik konsep diri anak maka prestasinya akan semakin baik juga.
Thomas Stanley Ph.D. melalui penelitian mendalam berhasil menemukan 100 karakter yang mendasari keberhasilan para milyuner di Amerika.Temuannya telah ditulis ke dalam buku The Millionaire Mind (2001). Dari 100 karakter, 10 karakter pertama yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan para milyuner ini semuanya berhubungan dengan konsep diri positif yang tercermin dalam bentuk perilaku jujur, disiplin yang baik, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, semangat kerja yang tinggi, keberanian menjual produk, kemampuan mengatur hidup dengan baik, dan keberanian berkompetisi.
Para ahli psikologi, life coach, dan pakar pendidikan anak dan parenting seperti Montessori, Dobson, Seligman, Pearce, Campbel, Chapman, Miller, Tracy, Ecker, Aldort, Axiline, dan masih banyak lagi lainnya sepakat bahwa konsep diri positif sangat penting untuk bisa ditumbuhkan dan dikembangkan dalam diri anak karena merupakan fondasi sukses yang paling penting untuk meraih keberhasilan di bidang apa saja dalam kehidupan.
Bila diibaratkan komputer maka konsep diri adalah operating system yang menentukan kinerja komputer mental, sedangkan hard skills (keterampilan akademis) dan soft skills (pengembangan karakter) adalah program aplikasi yang diinstal di hard disk komputer mental anak. Tanpa dukungan operating system yang baik maka kinerja komputer (mental) pasti akan sangat terhambat. Demikian pula yang terjadi pada diri anak kita.
Lalu, bagaimana caranya menilai apakah konsep diri anak positif atau negatif? Konsep diri negatif atau tidak baik dalam diri anak akan tampak dalam perilaku:
- harga diri rendah
- tidak atau kurang percaya diri
- mudah marah/tersinggung
- suka membantah
- kurang menghargai orangtua
- suka memaksakan kehendaknya
- suka menunda pekerjaan
- sulit bersosialisasi/bergaul
- tidak disiplin
- kurang bertanggung jawab
- nilai ujian jelek
- prestasi akademik secara umum tidak baik
- takut atau tidak suka pada mata pelajaran tertentu
- tidak suka belajar
- ketagihan main game/komputer
- dan berbagai perilaku lain yang kurang kondusif / konstruktif bagi perkembangan dan kemajuan hidup anak.
Sebagai orangtua yang sungguh menyayangi anak, ingin anak berkembang dan maju dalam hidupnya, inginkah anda membantu anak mengatasi masalah-masalah di atas?
Banyak orangtua dengan niat tulus dan disadari perasaan cinta mendalam kepada anak telah melakukan berbagai cara untuk membantu anak berkembang dan mengatasi masalah anak. Namun perubahan sangat sulit terjadi. Kalaupun bisa terjadi perubahan pada diri anak biasanya hanya sementara dan setelah itu anak kembali ke perilaku lamanya.
Proses perubahan sulit dilakukan atau hanya bersifat sementara karena kita tidak tahu proses perubahan yang benar menurut cara kerja pikiran dan ilmu psikologi perkembangan. Proses perubahan yang dilakukan umumnya menggunakan pendekatan reward and punishment (hadiah dan hukuman) untuk mengubah perilaku dan dilakukan dengan cara "memaksakan" perubahan dari luar ke dalam. Ini adalah cara yang paling sulit, sangat melelahkan dan sering membuat baik orangtua maupun anak menjadi frustrasi.
Cara yang lebih mudah dan menghasilan perubahan yang permanen adalah dengan langsung melakukan perubahan di pikiran bawah sadar sehingga proses perubahan berjalan alami dari dalam diri ke luar.
Program pelatihan ini diselenggarakan sebagai jawaban atas permintaan para orangtua, pembaca buku, dan juga para alumni Quantum Life Transformation workshop yang telah mengalami perubahan, perkembangan, dan lompatan kemajuan diri yang luar biasa baik pada aspek finansial, karir, relasi, mental, emosi, dan spiritual.
Adapun tujuan yang akan dicapai melalui pelatihan QLT for Teens adalah agar anak:
- memiliki konsep diri dan harga diri positif menjadi insan yang luhur, jujur, dan mampu
- lebih menghargai orangtua dan sesama
- lebih percaya diri dalam melakukan segala sesuatu
- mengerti cara dan mampu mengatasi mental block yangmenghambat upaya pencapaian prestasi
- menemukan mental block pembelajaran
- mengembangkan kepemimpinan (leadership)
- mengenali emosi negatif seperti rasa takut, tidak percaya diri, cemas, perasaan tidak mampu, dsb, dan mampu mengatasinya dengan cepat
- mengembangkan dan meningkatkan kemampuan komunikasi
- mengembangkan kecerdasan emosi (EQ) dengan teknik yang telah teruji efektif dan efisien
- mampu membuat goal untuk peningkatan prestasi akdemik
- meningkatkan prestasi belajar secara signifikan
- suka dan menikmati belajar
- manajemen waktu yang baik
- manajemen konflik untuk diri sendiri dan juga terhadap orang lain
- mampu menentukan prioritas kegiatan dengan benar
- disiplin dan lebih bertanggung jawab
FASILITAS PESERTA:
- Pelatihan yang unik dan luar biasa selama 5 hari
- Akomodasi selama acara (Sharing Room)
- Transport Bandara-Tretes (Pulang Pergi)
- Seragam Harian Pelatihan
- Pendampingan oleh para terapis profesional lulusan QHI yang sangat berpengalaman
Informasi lebih lanjut dan pendaftaran hubungi:
Sheela -- 087852717817 Ely -- 08123223153
Wishnu -- 085852440123
Philipus -- 085648072509
TESTIMONI DARI PARA PESERTA QLT for Teens dan orangtua mereka:
QLT for Teens DAHSYAT!!
Ikut QLT teens itu, semuanya suka, nda ada dukanya. Aku belajar ga hanya cara belajar cepat dan baik, tapi juga tentang kedekatan kepada orangtua dan persahabatan. Mungkin pada hari pertama sampai hari ketiga, kita cuma dekat sama temen sekamar,tapi setelah beberapa hari di sana, kita jadi tahu bahwa persahabatan itu penting di kehidupan kita karena dengan bersahabat, kita bisa membantu sama lain. Menurutku, dari qlt teen ini, aku belajar banyak tentang arti persahabatan.
Gaby (14 tahun)
Surabaya
Serunya di QLT for teens banyak sekaliiii. Pertama, dapet temen banyak seru-seru gokil dan ajaib baik, toleransi gitu. Trus kamarnya nyaman banget sama makanannya enak-enak. About learningnya ampuh banget! very usefull, metodenya nyenengin, beda dari yang lain, tenang, ngak bosenin. Buat game sama kerja kelompoknya seru abis, banyak pengalaman dan pembelajarannya, bisa kompak, kerjasama , bertukar ide dan saling support.
Menurut saya ini workshop yang paling beda dan menyenangkan yang pernah saya ikuti. Saya merakan perubahan dalam diri saya, percaya diri naik drastis udah berani ngomong di depan umum malah sekarang mulai ikut ekskul debat inggris, pikiran selalu positif yang akhirnya saya mendapat hal-hal yang membuat saya bahagia seperti kelas dan teman yang menyenangkan, lebih bisa akrab dengan teman baru, jadi lebih bisa mengendalikan emosi, jadi pribadi yang lebih menyenagkan dari sebelumnya. Intinya very change my life into positive!
Alma (15 tahun)
Solo
Kesan prtama waktu masuk QLT rasanya kangen rumah dan pengen pulang. Tapi rasa pengen pulang itu hilang waktu dibagi menjadi kelompok dan kenalan sama teman baru. awalnya memang khawatir nda dapat temen. Sesi demi sesi dilewati dan tentunya yang paling seru adalah sesi outbound dimana kita berenang bersama! Kemudian diajarkan masuk kondisi genius,bagaimana menghilangkan amarah yang ada dalam hati dengan Hypno-EFT,dsb. Materi yang didapatkan benar-benar mengagumkan.
QLT for Teens membuat saya berubah,saya yang biasa suka berprasangka buruk sekarang menjadi lebih tenang,yang biasa kelabakan kalau disuruh maju untuk presentasi di depan kelas uda bisa mengatasinya,saya yang biasa tidak dapat mengatur waktu sudah dapat mengaturnya sesuai jadwal impian saya. Goal-goal yang saya tetapkan juga hampir semua tercapai, merupakan bukti diri saya tidak lagi diri saya yang dulu,yang NOTA (No action talk only). Hal-hal yang seharusnya memang dibuang sudah hampir disapu bersih. pokoknya QLT FOR TEENS THUMBS UP! :))
Michelle (13 tahun)
Samarinda
Terima Kasih Mama Karena Telah "Memaksa" Saya Ikut QLT for Teens
Saya ikut QLT for Teens awalnya karena terpaksa. Mama yang minta saya ikut. Ternyata setelah ikut eh... sungguh di luar perkiraan saya. Saya belajar banyak hal untuk hidup saya.
Saya belajar manajemen waktu, menentukan prioritas, lebih fokus belajar, mengerti diri saya, menghargai dan menerima diri saya apa adanya, mengenali mental block dan cara mengatasinya. Sungguh luar biasa.
Terima kasih Ma karena sudah "memaksa" saya ikut pelatihan yang luar biasa ini. Pengalaman di QLT for Teens adalah salah satu yang terindah dalam hidup saya.
Winda (15 tahun)
Malang
Anak-Anak Berubah Setelah Ikut QLT for Teens
Saya sangat senang mengikutkan anak-anak QLT for Teens. Awal dari perjuangan saya untuk mengajak mereka mengikuti QLT sangat sulit luar biasa, tidak mau ikut, karena mau dolan dengan teman-teman saat liburan.
Pada hari terakhir,saya sangat terharu dan tersentuh pada sesi pertemuan anak dan orangtua, saya benar-benar melihat anak-anak saya tampak lebih dewasa dan tenang. Bahkan Fabiola bilang dia tidak pingin pulang,rasanya terlalu cepat...
Saat kami pulang ke rumah,saya amati...anak-anak saya mereka lebih mudah untuk diajak komunikasi dengan dewasa. Mereka mengerti apa yang kami bicarakan dan maksud apa kami pada mereka lebih ditanggapi dengan dalam, mereka sangat pengertian dan tanggung jawab.
Anak kami sekarang lebih percaya diri, berani tampil, dan lebih mandiri. O,ya setelah pulang dari QLT tanggal 4 juli 2010 anak-anak ikut lomba Band lagu-lagu gereja...mereka dapat juara favorit..
Banyak perubahan dari mereka, dari hati dan perasaan saya bisa merasakan bahwa mereka berubah dari hari ke hari semakin baik setelah pulang dari QLT for Teens, saya bisa merasakan perubahan itu.
Ibu Lisa Gunawan
Kebumen

